Informasi Seminar
By December 19, 20090 Comments Read More →

LEGAL ISSUES IN Reducing Emissions form Deforestation and forest Degradation (REDD)

LEGAL ISSUES IN Reducing Emissions form Deforestation and forest Degradation (REDD)
Harris Hotel Tebet / The Park Lane Hotel Casablanca, Jakarta | Selasa
– Rabu, 19-20 Januari 2010  | Rp 3.150.000,-

 

Saat ini masyarakat internasional membutuhkan usaha-usaha pengusrangan dampak perubahan iklim (climate change). Konverensi Perubahan Iklim (UNFCCC) memiliki beberapa mekanisme pendanaan seperti Join Implementation, Emosion Trading dan Clean Development Mechanism. Salah satu yang saat ini dikembangkan terkait pengurangan dampak perubahan iklim adalah pengurangan emisis dari deforestasi dan degradasi hutan / Reducing Emissions form Deforestation and forest Degradation (REDD).

Saat ini Pemerintah Indonesia berusaha mengembangkan pengurangan emisis dari deforestasi dan degradasi. Dalam pengembangan mekanisme REDD Pemerintah disegala level dapat bekerjasama dengan pelaku usaha, organisasi non pemerintah,masyarakat untuk memastikan distribusi manfaat yang adil.

 

Tujuan workshop
Pelatihan ini bertujuan dalam :

  1. Melakukan penguatan dan dukungan terhadap usaha pengembangan proyek REDD;
  2. Mendukung dan memfasilitasi pengembangan proyek REDD;
  3. Menggali dan mengidentifikasi aktifitas demonstrasi REDD untuk Mengurangi devorestasi;
  4. Menjawab kebutuhan masyarakat lokal dan adat melalui mekanisme REDD; dan
  5. Memobilisasi sumber daya untuk mendukung pengembangan proyek REDD;
  6. Mengetahui berbagai regulasi yang mengatur bidang pelaksanaan REDD;
  7. Memahami karakter bisnis dan kontrak-kontrak perdagangan karbon dalam REDD;
  8. Mampu mengidentifikasi potensi sengketa di bidang perdagangan karbon dalam REDD;

 

Metode Pelatihan :
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

 

Who should attend ?
Departemen Kehutanan, Departemen Lingkungan Hidup, Departemen Keuangan, Departemen Dalam Negeri, Depertemen Luar Negeri, BKPM, Bank Indonesia, Pemda, Lembaga Keuangan Perbankan dan Non Perbankan, Perusahaan di bidang kehutanan (pemegang HPH (IUPHHK), HTI), Perusahaan bergerak di bidang perkebunan, Perusahaan bergerak di bidang yang memiliki lahan yang sangat luas (jasa marga / toll,pertambangan, dst), PT di bidang perdagangan karbon, Law Firm, Kantor Akuntan Publik, LSM (Organisasi Non Pemerintah) dan pihak – pihak yang terkait dengan regulasi REDD.


Outline:

  1. Pengantar fraud
  2. Fraud pada akuntansi dan keuangan
  3. Fraud dalam penyalah gunaan Asset
  4. Akuntansi forensik
  5. Audit Investigatif
  6. Teknik wawancara
  7. Teknik-teknik memperoleh bukti
  8. Pencegahan fraud serta tanggungjawab manajemen dan auditor
  9. Penelusuran kerugian.
  10. Diskusi & Tanya-Jawab

 

Course Leader :

Harry Alexander, SH, MH, LL.M
Adalah salah satu ahli hukum bisnis dan hukum perusahaan. Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini mengawali karir sebagai peneliti hukum pada Institut Hukum Sumberdaya Alam, meneliti berbagai hal di bidang hukum dan governance. Harry kemudian menjelajah ke Amerika untuk melanjutkan studi di Lewis & Clark (Northwestern) School of Law. Sejumlah artikel dan karya tulisnya pun dimuat diberbagai media massa. Harry Alexander saat ini dipercaya sebagai Policy Director pada WCS (Wildlife Conservation Society), NGO internasional. Di WCS Harry bertugas membuat berbagai kebijakan dan program di WCS. Selain itu Harry juga aktif sebagai Direktur Eksekutif POLIGG (Policy & Law Institute for Good Governance) yang bergerak di bidang kajian hukum, good corporate governance dan kebijakan publik.

 

Jadual & Lokasi :
Selasa, 19-01-2010 – Rabu, 20-01-2010
Harris Hotel Tebet / The Park Lane Hotel Casablanca


Fee/Investasi :

  • Rp 3.150.000,- (Full Fare)
  • Early Bird Rp 2.950.000 untuk pembayaran sebelum tanggal 11 Januari 2010
  • Untuk pendaftaran Group sebesar Rp 5.700.000 untuk pendaftaran  2 orang peserta
  • Bonus: ORGANIZER BOOK

 

Post a Comment