Informasi Seminar

MENGELOLA HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG HARMONIS

MENGELOLA HUBUNGAN INDUSTRIAL YANG HARMONIS  – Yogyakarta

Hotel Safir, Yogyakarta | 13-15 Maret  2012 | IDR  5.000.000 per participant – non residential
Hotel Safir, Yogyakarta | 22-24 Mei 2012 | IDR  5.000.000 per participant – non residential

DESCRIPTION

Peraturan Pemerintah dibidang ketenagakerjaan dari waktu ke waktu terus dikeluarkan sesui dengan tuntutan keadaan. Adanya peraturan pemerintah yang selalu diperbaiki keadaan ketenaga-kerjaan di Indonesia akan bertambah baik dalam arti adanya kejelasan dan kepastian hukum. Sebaliknya dengan dikeluarkannya kebijakan aturan normatif yang tidak jelas dapat menimbulkan multi tafsir, baik oleh Pengusaha maupun Pekerja, dan dapat menimbulkan potensi konflik antara pengusaha dan pekerja.

Perkembangan Hubungan Industrial dewasa ini banyak tantangannya. Perubahan keadaan karena globalisasi, reformasi yang meliputi kebebasan berserikat, pelaksanaan HAM, supremasi hukum, otonomi daerah, penerapan standar ketenagakerjaan internasional, infra struktur dan iklim investasi, ikut mengubah pola hubungan industrial, khususnya perubahan perilaku dan sikap yang menyangkut banyak aspek seperti sosial, budaya, ekonomi, politik dan upaya peningkatan kesejahteraan.

Menghadapi kenyataan ini, para praktisi Hubungan Industrial dituntut untuk lebih sinergis dan cepat beradaptasi dengan kondisi nasional dan lingkungan dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk menciptakan adanya Hubungan Industrial yang kondusif untuk peningkatan produktivitas perusahaan.

Pertanyaan selanjutnya bagaimana hal tersebud dapat diwujudkan? Kecakapan para pelaku sangat menentukan.

 

OBJECTIVES

  1. Medorong agar para pelaku dalam Hubungan Industrial mendapatkan akan pengetahua hal-hal yang esensial dalam Hubungan Idustrial
  2. Menggugah agar peserta dapat mengusahakan sebagai pelaku Hubungan Industrial yang terbaik di lingkungan kerja
  3. Peserta mengeri dan memahami akan Undang-undang dan Peraturan Pemerintah yang berkaitan dengan Hubungan Kerja dan Hubunga Industrial
  4. Peserta dapat menyusu program atau target yang optimal dalam Hubungan Industrial di Perusahaan
  5. Peserta dapat tukar fikiran dan pengalaman untuk pratek terbaik di perusahaan.

 

COURSE OUTLINE

  1. Stake holders perusahaan
  2.  Peran dan fungsi peronnel /hr: support, service, advice, dan control
  3. Type dari industri
  4. Management cycle dan HR
  5.  Strategic planning untuk industrial relations/ hubungan industrial
  6. Alat dari hubungan industrial
  7.  Undang-undang no. 21/ 2000, 13/ 2003, 4/2004 dan Peraturan Pemerintah
  8. Hubungan kerja
  9. Outsourcing
  10. Prosedur keluh kesah
  11. Tidakan disiplin
  12. PHK dan jenis perselisihan
  13. Pengaruh kompensasi terhadap hubungan industrial
  14. Badan kerjasama bipartite
  15. Peraturan perusahaan dan perjanjian kerja bersama
  16. Employee communication
  17. Serikat buruh/pekerja: bermanfaat atau merepotkan perusahaan? bagaimana Apindo dan peran Depnaker/Disnaker?
  18. Menyusun sasrana untuk membangun hubungan industrial yang baik beserta KPInya
  19. Keranjang issues dan concerns dalam hubungan industrial

METODE

Lecturing, workshop, konsultasi interaktif, dan praktek MC

INSTRUKTUR

Patisina, ST MT

WAKTU

  • 13-15 Maret 2012
  • 22-24 Mei 2012

TEMPAT

Hotel Safir, Yogyakarta

INVESTASI

  • IDR  5.000.000 per participant – non residential
  • IDR  4.700.000 per participant – non residential (for at least 3 participants from the same company)

 

FACILITIES

  • Training module (hard & softcopy)
  • Training kit (bag or backpack, notes, ballpoint)
  • 2x coffee break & 1x lunch at days of training
  • Souvenir
  • Certificate
  • Documentation
  • Transportation for participants from Airport/railway station to hotel/training venue (if minimal number of participants from one company is 2 persons)

 

Post a Comment